Kamis, 03 Mei 2018

JURNALISME PEMBANGUNAN


Jurnalisme pembangunan (journalism of development) adalah jurnalisme yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan menyadarkan masyakarat tentang pembangunan. Di sini jurnalis berusaha meyakinkan masyarakat akan masa depan, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam pembangunan.
Jurnalisme pembangunan atau sering disebut “pers pembangunan” dalam praktiknya mengutamakan peranan pers dalam rangka pembangunan nasional negara dan bangsanya dengan tujuan untuk mencapai perubahan ke arah yang lebih baik.
Konsep jurnalisme pembangunan ini mulai diperkenalkan, berawal dari pemikiran bagaimana menemukan rumusan atau model komunikasi yang cepat, murah, dan massal bagi tujuan pembangunan. Lahirnya konsep ini banyak didorong para praktisi yang berlatar belakang wartawan dengan memanfaatkan potensi media komunikasi dalam kegiatan pembangunan melalui kebijakan pemberitaan yang mendukung peliputan pembangunan.
Jurnalisme Pembangunan lahir dari institut pers yang diprakrasi Juan Mercado, salah seorang direktur Philipine Press Institute. Tepatnya ketika Press Foundation of Asia menyelenggarakan Kursus Latihan Penulis Ekonomi se-Asia yang pertama di Manila pada tahun 1968, yang mencerminkan penekanan ganda dari jurnalisme pembangunan, yaitu:
-    Pembangunan ekonomi di Asia
-  Teknik penulisan yang jelas
Landasan Teoretis
·         Teori Modernisasi
Modernisasi di negara berkembang  memerlukan pembentukan profesi jurnalistik  yang menganalisis proses-proses politik & sosial secara objektif, tak memihak dan netral  

  • ·        Teori Ketergantungan

Jurnalisme pembangunan gaya penguasa yang baik dapat dianggap berakar dari teori teori ketergantungan atau teori dependesi.
Menekankan bahwa wartawan di negara berkembang menjadi penghubung/jembatan antara negara maju/besar dengan negara
berkembang (wartawan jadi agen penyebar informasi)

  • ·        Teori Sistem

Pendekaan teoritis terhadap sistem memberikan pragnosis tentang persepsi profesional para wartawan dunia ketiga yang berbeda dari teori-teori para ahli teori moderinisasi dan teori depedensi.
Pers tergantung sistem dan subsistem dalam negara (politik, ekonomi, agama, sosial, dll)


Konsep-Konsep Lebih Baru
  • ·        Deprofesionalisasi

Cess Hamelink: Jurnalisme dipisahkan secara kultural (bukan profesi). Butuh desentralisasi media & partisipasi seluruh populasi dalam sistem media untuk menghindari kontrol/manipulasi oleh para komunikator profesional (jurnalisme bukan profesi tapi pengabdian pada masyarakat)
  • ·        Varian Cina

Pada 14 mei 1985, layanan berbahasa inggris dari kantor cina, xinhua memberitakan sebuah pidato “on the nature of Jurnalism and Spiritual Pollution” .
Menurut Hu, jurnalisme partai untuk dapat memainkan perannya secara penuh sebagai corong partai, ia harus menyampaikan informasi “dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas”.
  • ·        Jurnalisme Pembangunan Intelektual

Berdasarkan Teori Neo-Marxixt Anglo-Amerika (wartawan merupakan kaum intelegensia yang tidak terikat secara sosial, jauh dari tekanan sosial, bertugas pecahkan masalah-masalah pembangunan nasional secara rasional)
Teori ini dikenal sebagai “sosiologi radikal”. Chin chuan Lee menyarankan jurnalisme pembangunan intelektual sebagai bentuk jurnalisme alternatif dimana para wartawan mestinya merupakan semacam kaum intelegensi yang tidak terkait secara sosial dan jauh dari tekanan-tekanan sosial.


Rabu, 01 November 2017

Analisis film Inside Out

Inside Out (film 2015)



Inside Out  adalah sebuah film animasi 3D Amerika Serikat tahun 2015 yang disutradarai oleh Pete Docter dan diproduseri oleh Jonas Rivera. Naskah film ini ditulis oleh Pete Docter, Meg LeFauve dan Josh Cooley, sementara cerita film ini ditulis oleh Pete Docter dan Ronnie del Carmen berdasarkan pengalaman Pete Docter terhadap perubahan perilaku putrinya, Ellie, yang telah menginjak usia 11 tahun. Proses pengembangan film ini dibantu oleh sejumlah ilmuwan psikologis termasuk Dacher Keltner dari Universitas California, Berkeley. Film ini dibintangi oleh Amy Poehler, Phyllis Smith, Bill Hader, Lewis Black, Mindy Kaling, Kaitlyn Dias, Kyle MacLachlan dan Diane Lane.
Film Inside Out ditayangkan secara perdana di 
Festival Film Cannes pada tanggal 18 Mei 2015 dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 19 Juni 2015 dan di Indonesia pada tanggal 19 Agustus 2015. Film ini berdurasi 94 Menit.

Plot
Seorang gadis bernama Riley Andersen lahir di Minnesota, dan dalam pikirannya, lima manifestasi dari emosi yaitu Joy (riang), Sadness (kesedihan), Fear (ketakutan), Anger (kemarahan), dan Disgust (jijik). Emosi tersebut tinggal di Markas besar yang terletak di pikiran Riley, di mana mereka mengatur keadaan riley dalam bertindak dan menjadikannya sebuah kenangan. Kenangan barunya disimpan di bola berwarna yang mewakilkan masing-masing emosi seperti Joy berwarna kuning, Sadness berwarna biru, Fear berwarna ungu, Anger berwarna merah, Disgust berwarna hijau. Di mana memori-memori yang telah diolah seharian penuh tersebut dikirim ke Long Term Memory (ingatan jangka panjang) pada tahap awal tidur yaitu REM (Rapid Eye Movement). Sedangkan memori yang paling penting atau disebut "inti memori" disimpan di hub Markas, inti memori berisikan kejadian yang terpenting dalam kehidupan Riley sehingga membentuk suatu kepribadian dirinya. Oleh karena itu ketika salah satu inti memori tercipta, akan tercipta pula pulau kepribadian. Saat itu Riley memiliki 5 inti memori yang mewakilkan 5 pulau kepribadian Riley; pulau kekonyolan, pulau hoki, pulau persahabatan, pulau kejujuran, dan pulau Kekeluargaan, kelima inti memori tersebut dihasilkan dari kenangan bahagia. Joy bertindak sebagai emosi yang dominan untuk menjaga Riley dalam keadaan bahagia, sementara Fear bertindak menjaganya dari bahaya, Disgust melindunginya dari racun dalam hal fisik dan sosial, Anger membantunya dari ketidakadilan, namun saat itu belum ada yang mengetahui kegunaan Sadness kepada Riley sehingga Joy kerap menjauhkannya dari konsol.
Ketika Riley berusia 11 tahun, keluarganya berpindah ke San Francisco setelah ayahnya mendapat pekerjaan baru. Namun, rumah baru mereka tak sesuai yang diharapkannya, dan barang-barang mereka masih dalam truk bergerak yang berakhir tersesat di suatu tempat di Texas. Dikala tersebut, Sadness kerap menyentuh memori bahagia yang sedang dimainkan (di mana ini menjadi konsep ketika riley "mengingat" sesuatu), menyebabkan memori tersebut berubah menjadi memori sedih. Joy mencoba menjauhkan Sadness sebisa mungkin dari konsol. Namun, pada hari pertama Riley di sekolah barunya, Sadness sengaja menyebabkan Riley menangis di depan kelasnya, kejadian tersebut sangat petaka sehingga menciptakan inti memori dari kenangan sedih untuk pertama kalinya. Joy mencoba untuk membuang inti memori baru tersebut sebelum mencapai hub pusat, tetapi dia tidak sengaja menyentuh inti memori lainnya sehingga terjatuh saat bertengkar dengan Sadness, menon-aktifkan kelima pulau kepribadian dan membuat Riley dalam ketidakstabilan. Ketika Joy berusaha mengembalikan inti memori tersebut kembali ke hub, dia, Sadness, dan kenangan inti tersedot keluar dari Markas melalui tabung memori yang mengarah ke sisa pikiran Riley. Mereka berakhir di tempat penyimpanan labirin kenangan jangka panjang Riley dan berangkat untuk kembali ke Markas.
Anger, Disgust, dan Fear berupaya untuk mempertahankan kondisi emosional Riley saat Joy tidak ada, tetapi secara tidak sengaja malah menjauhkan Riley dari orangtuanya, teman-teman, dan hobi, sehingga pulau kepribadiannya perlahan runtuh dan jatuh ke dalam Dump Memory, sebuah jurang di mana kenangan memudar, dibuang dan dilupakan. Anger menyisipkan ide untuk melarikan diri ke Minnesota di konsol kontrol, percaya mereka dapat menghasilkan kenangan inti baru jika kembali ke Minnesota. Sementara itu, Joy dan Sadness bertemu dengan Bing Bong, teman imajinasi Riley yang terlupakan, Joy memberikan janji untuk berusaha mengembalikan Bing Bong kedalam imajinasi Riley. Bing Bong memberitahu mereka bahwa mereka bisa pergi ke Markas Besar dengan mengendarai kereta pemikiran. Setelah menjelajahi daerah yang berbeda di pikiran Riley; Abstract Thought, Taman Imajinasi, dan Tempat Produksi Mimpi, ketiganya akhirnya berhasil menaiki kereta pemikiran. tetapi tidak bertahan lama, kereta tersebut terjatuh saat terkena reruntuhan pulau kejujuran yang runtuh akibat Riley mencuri kartu kredit ibunya.
Riley berhasil mempersiapkan untuk naik bus menuju Minnesota, Joy mencoba untuk kembali ke Markas melalui pulau kekeluargaan, namun pulau kekeluargaan perlahan hancur akibat penyikapan Riley yang mengelabui orang tuanya ketika ia kabur. Joy pun menemukan cara menggunakan pipa pengingat yang terhubung ke markas, dikala itu Joy berpikir bahwa sadness hanya akan membuat hidup Riley semakin menderita sehingga ia menutup pipa pengingat untuk dirinya sendiri, dan meninggalkan Sadness bersama Bing Bong. Namun akibat efek reruntuhan pulau kekeluargaan, tabung tersebut pecah dan menjatuhkan Joy ke Dump Memory, Bing Bong yang berniat menolongpun malah ikutan terjatuh. mereka mendarat diatas ribuan memori yang telah memudar, Joy putus asa dan menangis meratapi memori masa kecil Riley yang penuh keceriaan memudar, di mana ia merindukan Riley saat masih dalam keceriaan. dikala itu Joy menemukan sebuah memori sedih yang berisikan keputusasaan Riley ketika ia kalah dalam pertandingan hoki, lalu Joy terkejut memori tersebut berubah menjadi memori riang ketika Riley dihibur oleh orang tuanya juga tim hokinya, menyadarkan Joy bahwa Sadness (Kesedihan) berguna untuk memberitahu seseorang dilingkungannya bahwa Riley dalam masa berat dan membutuhan bantuan psikologis.
Mereka menemukan roket wagon milik Bing Bong yang dapat mengeluarkan tenaga dorong dan akhirnya berusaha keluar dari Dump Memory, tetapi setelah beberapa kali gagal, Bing Bong menyadari berat badan gabungan mereka terlalu berat sehingga ia mengorbankan diri dengan melompat dari roket, supaya Joy bisa keluar dari Dump Memory. Joy menggunakan berbagai alat dari Dunia Imajinasi untuk mendorong dirinya sendiri dan Sadness ke Markas. ketika berhasil sampai di markas Joy mendesak Sadness mengambil kendali dan berhasil menghapus ide kabur Riley, dan mendorong Riley untuk kembali ke rumah ketika dirinya baru saja menaiki bus.
Riley tiba di rumah dan terjatuh dalam tangisan, mengaku kepada orangtuanya bahwa dia merindukan kehidupan lamanya. Orangtuanya memeluk Riley dan secara langsung kondisi batin dalam diri Riley membaik, menjadikan sebuah tangisan kebahagiaan yang begitu penting, menghasilkan inti memori baru yang mewakilkan dua warna (Joy dan Sadness) dan membentuk pulau kekeluargaan terbaru, menggantikan pulau kekeluargaan lama yang telah hancur. Setahun kemudian, Riley sudah mampu beradaptasi dengan rumah barunya, dan semua emosinya sekarang bekerja sama untuk membantunya memimpin konten, hidup yang lebih kompleks secara emosional saat ia terus bertumbuh kekedewasaan, dengan konsol kontrol diperluas (menandakan semakin kompleksnya psikologis Riley) dan pulau-pulau kepribadian tambahan yang dihasilkan oleh inti memori campuran dua emosi.

Pengisi Suara
·         Amy Poehler sebagai Joy (karakter riang)

·         Phyllis Smith sebagai Sadness (karakter sedih)




·         Bill Hader sebagai Fear (karakter takut)
·         Lewis Black sebagai Anger (karakter marah)
·         Mindy Kaling sebagai Disgust (karakter jijik)
·         Kaitlyn Dias sebagai Riley Andersen
·         Kyle MacLachlan sebagai Bill Andersen, ayah Riley
·         Diane Lane sebagai Jill Andersen, ibu Riley
·         Richard Kind sebagai Bing Bong

Pesan yang disampaikan melalui film Inside Out
Pesan paling ditonjolkan dalam film ini adalah, kesedihan merupakan emosi yang penting, sama seperti kebahagiaan,dll. Semua emosi mempunyai fungsi masing-masing yang berharga dalam hidup kita. Kadang memori bahagia, ketika kita ingat-ingat setelahnya membuat sedih karena ingin mengulang memori tersebut.
Film ini mengingatkan pada kita semua, bahwa untuk menjadi dewasa, bijaksana dan sehat secara mental dan fisik, kita harus menerima semua aspek emosi dalam diri kita. Masing-masing emosi bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, termasuk kesedihan. 
Inilah kita. Dengan kumpulan emosi yang saling terkait, tapi tidak saling mendahului.
Emosi yang saling terikat, tetapi tak saling menjatuhkan. 
Manusia sempurna karena ketidaksempurnaanya.


Analisis Film Dalam Konteks Johari Windows
  • ·         Orang lain tau kita tau (Open Area)

Ketika Riley Memperkenalkan Dirinya kepada teman-teman baru dikelasnya
  • ·         Orang lain tau kita tidak tau (Hidden Area)

Ketika dia mau membeli pizza di suatu tokoh pizza di dekat rumah barunya ternyata pizza brokoli dan riley tidak suka brokoli
  • ·         Kita tidak tau orang lain tau (Blind Area)

Ketika riley pindah kerumah yang baru yang tak sesuai dengan harapannya, tetapi orang tuanya telah mengetahui kondisi rumah tersebut sebelum mereka pindah

  • ·         Kita tidak tau orang lain tidak tau (Unknown Area)


Ketika riley bermain bola bersama teman barunya, disitu dia tidak dapat melemparkan bola tepat pada sasarannya